Apa Itu Paving Block?

Paving block adalah suatu komposisi bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolis lainnya, air, dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu beton tersebut.

🔥 PRODUK TERLARIS 🔥

Gress Block L5

Rp25.000
HUBUNGI KAMI

3 Dimensi T=8cm

Rp120.000
HUBUNGI KAMI

Kubus T=8cm

Rp110.000
HUBUNGI KAMI

Topi Uskup

Rp9.500
HUBUNGI KAMI
Semua produk ready stock & original

Berbeda dengan aspal atau cor beton utuh, paving block terdiri dari unit-unit kecil yang disusun sedemikian rupa, sehingga menciptakan permukaan yang rata namun tetap memiliki celah sebagai media resapan air yang baik.

Klasifikasi Kekuatan (Mutu Beton)

Dalam dunia konstruksi, kekuatan paving block diukur dengan satuan K (Karakteristik) yang menunjukkan daya tekan per sentimeter persegi. Berikut pembagian umumnya:

Mutu BetonKegunaan Utama
K-175 s/d K-200Lahan parkir motor, trotoar pejalan kaki, atau halaman rumah.
K-250 s/d K-300Jalan lingkungan, pelataran parkir mobil, dan area perumahan.
K-350 s/d K-500Kawasan industri, terminal bus, pelabuhan, atau gudang alat berat.

Jenis-Jenis Bentuk Paving Block

Desain paving block sangat beragam, yang tidak hanya berfungsi secara estetika tetapi juga berpengaruh pada kekuatan penguncian (interlocking):1

  • Pola Bata (Brick): Bentuk persegi panjang standar (10 x 20 cm). Paling populer karena mudah 2dipasang dalam berbagai pola (tulang ikan, susun bata).
  • Hexagon (Segi Enam): Memiliki kekuatan kunci yang stabil dan memberikan tampilan yang lebih unik dan geometris.
  • Cacing (Zig-zag): Bentuknya yang berkelok-kelok membuat antar blok saling mengunci dengan sangat kuat, cocok untuk area dengan beban geser tinggi.
  • Tri-Hex: Perpaduan tiga segi enam yang memberikan visual yang sangat artistik untuk taman atau area publik.
  • Grass Block: Paving yang memiliki lubang di tengahnya untuk ditanami rumput, sehingga area tetap hijau namun tetap kuat dipijak atau dilewati kendaraan.

Keunggulan Menggunakan Paving Block

  1. Daya Resap Air Tinggi: Celah antar blok memungkinkan air hujan meresap ke dalam tanah (infiltrasi), sehingga membantu menjaga cadangan air tanah dan meminimalisir risiko banjir/genangan.
  2. Perawatan yang Mudah: Jika terjadi kerusakan (pecah atau amblas), Anda tidak perlu membongkar seluruh area. Cukup angkat bagian yang rusak dan ganti dengan unit yang baru.
  3. Daya Tahan Cuaca: Sangat tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem, tidak mudah retak karena pemuaian dibandingkan dengan aspal atau cor beton masif.
  4. Nilai Estetika: Tersedia dalam berbagai warna (merah, hitam, kuning, hijau) dan tekstur yang bisa disusun menjadi pola mosaik yang indah.
  5. Pemasangan Cepat: Tidak memerlukan alat berat yang rumit dan bisa langsung dilewati kendaraan setelah proses pengisian celah pasir (joint sand) selesai.

🔥 LAYANAN TERLARIS 🔥

Jasa Pasang Paving Block

Rp25.000 – Rp35.000
Telusur Selanjutnya

Jasa Plus Material Paving

Rp125.000 – Rp155.000
Telusur Selanjutnya

Bongkar Pasang Paving

Rp35.000 – Rp55.000
Telusur Selanjutnya

Pasang Paving Harian

Rp150.000 – Rp250.000
Telusur Selanjutnya
Semua layanan tersedia dengan tenaga profesional

Cara Perawatan Agar Awet

Agar halaman paving tetap indah dan kokoh dalam jangka panjang, lakukan langkah berikut:

  • Bersihkan dari Lumut: Segera sikat lumut yang muncul agar permukaan tidak licin dan tidak merusak struktur pori paving.
  • Isi Ulang Pasir Celah: Jika pasir di sela-sela paving mulai habis karena terbawa air, isi kembali agar fungsi penguncian antar blok tetap stabil.
  • Hindari Beban Berlebih: Pastikan kendaraan yang melintas tidak melebihi kapasitas mutu (K) paving yang dipasang.

Ikuti Kami Di Media sosial

Butuh Info Selengkapnya ?